Tips Membeli Laptop Untuk Mahasiswa

Tips Membeli Laptop Untuk Mahasiswa – Sebagai mahasiswa tentunya kita dituntut untuk selalu bisa berpikir secara idealis dan tentunya realistis.

Salah satunya dalam hal memilih gadget yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Gadget tersebut meliputi smartphone hingga laptop. Tentu dalam hal memilih laptop bagi mahasiswa pastinya spesifikasi yang ditawarkan harus sepadan dengan pekerjaannya. Seperti halnya seorang mahasiswa jurusan yang berhubungan dengan multimedia, maka laptop yang ditawarkan harus mempunyai keunggulan dalam hal mendesain maupun rendering video. Kemudian bagi mahasiswa mengambil jurusan programming, maka laptop yang cocok bagi mereka haruslah mempunyai kelebihan dalam hal keyboard yang empuk dan layar yang lebar. Lalu untuk mahasiswa yang lainnya, mungkin harus menyesuaikan dengan tugas kalian.

Tahukah kalian kalau saat ini banyak merk laptop yang memberikan sebuah laptop yang dikhususkan untuk melakukan pekerjaan yang mudah hingga yang berat. Hal ini karena dengan banyak nya permintaan konsumen yang menginginkan laptop sesuai dengan kebutuhan mereka. Tak hayal banyak vendor laptop yang membuat laptop yang benar – benar sesuai dengan setiap pekerjaan. Bagi orang yang awam tentang masalah laptop tentunya akan sedikit bingung dalam hal memilih laptop mana saja yang cocok. Kalian tenang saja karena kami dari tim Arena Laptop akan memberikan beberapa tips membeli laptop bagi kalian mahasiswa yang benar – benar sesuai dengan kebutuhan. Oke langsung saja simak tips membeli laptop untuk mahasiswa berikut ini.

7 Tips Membeli Laptop Untuk Mahasiswa

1. Perhatikan Budget

Tips pertama sebelum membeli laptop bagi seorang mahasiswa tentunya dalam masalah budget. Ya, untuk hal ini memang setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda – beda. Budget dirasa merupakan hal yang sering menjadi permasalahan dalam membeli sesuatu. Sebaiknya kalian harus lebih bijak lagi dalam membeli laptop, mungkin bagi mahasiswa untuk laptop harga 3 jutaan sampai 4 jutaan sudah cukup untuk melakukan pekerjaan yang ringan. Setelah budget sudah ketemu, maka selanjutnya adalah:

2. Spesifikasi Harus Sesuai Kebutuhan

Lalu tips kedua yaitu dalam hal menyesuaikan spesifikasi dengan kebutuhan yang akan kalian kerjakan. Tentunya hal ini pasti bagi mahasiswa setiap jurusan berbeda – beda. Bagi mahasiswa multimedia, mungkin laptop yang cocok yaitu dengan mengandalkan Processor Intel dengan ditunjang RAM minimal 4GB dan VGA NVIDIA minimal 2GB. Kalau mahasiswa seperti jurusan Ekonomi mungkin laptop dengan spesifikasi standar dengan Processor Intel dan RAM 2GB sudah cukup.

3. Perhatikan Desain Laptop

Tentu bagi seorang mahasiswa tak terlepas dari yang namanya tugas yang membutuhkan jaringan internet. Oleh karena itu, tak jarang mahasiswa yang pergi ke cafe yang menawarkan free hotspot. Untuk itu, dalam memilih laptop kita juga harus memperhatikan desain laptop yang elegan dan terlihat ciamik. Desain juga bisa menunjukan style seseorang lho. Untuk hal desain, banyak vendor laptop yang menghadirkan tampilan luar yang dirasa sangat menyegarkan mata. Seperti hal nya ASUS Zenbook, Microsoft Surface, Macbook Pro hingga Xiaomi Notebook Air.

4. Pilih Laptop yang Baik Untuk Multitasking

Kemudian tips membeli laptop untuk mahasiswa berikutnya yaitu pilihlah laptop yang baik untuk multitasking. Multitasking artinya mampu mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus pada saat yang bersamaan. Nah, hal ini merupakan sesuatu hal yang mesti diperhatikan seorang mahasiswa. Semisal kalian sedang mengerjakan laporan dengan microsoft word sekaligus kalian ingin memutar lagu. Saat ini semua laptop sudah mendukung sistem multitasking, namun dalam hal multitasking setiap kemampuan laptop berbeda – beda. Sebaiknya pilihlah laptop dengan spesifikasi yang cukup tinggi untuk melakukan multitasking yang cukup berat. Seperti membuka Adobe Photoshop, Adobe Premiere dan Adobe After Effect secara bersamaan.

5. Pilih Laptop yang Sudah Pre-Installed Windows

Sebaiknya dalam hal membeli laptop akan lebih baik jika sudah include dengan sistem operasi windows yang original. Hal ini bisa menjadi satu hal yang menguntungkan karena pada dasarnya harga sistem operasi windows original cukup mahal. Oleh karena itu dengan memilih laptop yang sudah diinstali Windows adalah hal yang wajib dipilih. Masa iya mahasiswa pakai Windows aja bajakan?

6. Beli Laptop yang Bergaransi

Saat ini laptop yang banyak dijual di distrubutor resmi sudah dilengkapi garansi. Untuk itu kalian tidak perlu kahwatir dengan hal tersebut. Jikalau suatu saat nanti laptop yang kalian beli mengalami masalah kalian tidak perlu membawa nya ke tempat service laptop. Bawa saja ke tempat kalian beli laptop tersebut dengan catatan jangan sampai terlewat sampai garansi habis.

7. Beli Saja di Arena Laptop

Jika kalian merasa bingung untuk membeli laptop dengan membandingkan harga termurah. Santai saja, karena di Arena Laptop kalian akan mendapat harga termurah saat membeli disini. Arena Laptop menyediakan dua tipe garansi yakni garansi distributor dan garansi resmi. Kemudian Arena Laptop juga mendukung metode pembayaran transfer bank maupun COD di area Jakarta dan sekitarnya. Baru kali ini laptop bisa COD. Kemudian kalian juga bisa mengkredit laptop dari Arena Laptop lewat Tokopedia. Kami juga menerima tender pengadaan laptop untuk instansi swasta maupun pemerintahan dengan harga miring.

Demikian beberapa tips untuk membeli laptop bagi mahasiswa yang bisa kami sampaikan. Semoga saja dengan tips yang kami berikan bisa menjadi patokan atau referensi yang bagus sebelum memilih laptop yang pas bagi mahasiswa. Perlu kami ingatkan lagi kalau kalian membeli laptop di Arena Laptop kalian akan mendapat banyak keuntungan, salah satunya adalah cepat-cepat mengakhiri jomblo. Jadi, cepat putuskan kalian mau beli dimana?

Cara Mudah Mengatasi Laptop Lemot

Laptop Anda lambat? Coba ikuti tips cara mudah mengatasi laptop lemot yang akan kami jelaskan pada artikel berikut ini. Berhubung tadi ada temen saya yang curhat tentang laptopnya yang mulai kerasa lambat alias lemot, saya jadi tertarik untuk mengulasnya sedikit disini. Tentunya kita tidak ingin merasakan kinerja dari laptop yang kita gunakan menjadi lambat, selain mengganggu kenyamanan juga dapat menggangu kinerja kita.

Sebenarnya banyak sekali hal – hal yang dapat memicu lambatnya kinerja dari sebuah laptop, mulai dari segi software-nya ataupun masalah pada hardware-nya juga. Untuk itu saya akan bagikan sedikit penyebab umum atau penyebab paling banyak laptop menjadi lemot, tentu juga dengan tips untuk mengatasinya. Langsung saja engga usah lama – lama kita langsung menuju tips yang pertama :

7 Cara Mudah Mengatasi Laptop Lemot

1. Virus Yang Menginfeksi Laptop Anda

Menurut saya virus yang bersarang pada laptop dapat menyebabkan kinerja dari laptop itu menjadi lambat.

Karena sebagian virus ada yang tinggal di memory pada saat laptop pertama kali melakukan booting, dan juga ada tipe virus yang sengaja memenuhi beban memory yang akhirnya memperlambat kinerja dari sebuah laptop.

Untuk itu sebaiknya pastikan anti virus yang terpasang pada perangkat anda selalu terupdate, dan jangan lupa untuk melakukan scanning system secara teratur.

Salah satu tipe dari virus yang cukup menyebalkan ialah adware. Ketika Anda membuka suatu browser, langsung muncul iklan dari search engine nya atau homepagenya bukan default dari browser tersebut. Ini mengindikasikan bahwa laptop Anda telah terkena virus adware.

Ini dikarenakan Anda asal menginstall software tanpa mengerti dan membacanya terlebih dahulu. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan software “Adware Remover”.

2. Uninstall Program yang Tidak Dibutuhkan

Terlalu banyak program yang di install pada sebuah laptop juga dapat memperlambat kinerja dari laptop itu sendiri, karena program – program tersebut juga memakan resource memory dari laptop kita sehingga menyebabkan pengalokasian memory menjadi tidak optimal.

Untuk itu uninstall program – program yang tidak perlu, terutama program – program berukuran besar, misal yang sudah habis masa trial dan tidak dapat digunakan lagi.

3. Bersihkan Junk File

Banyak sekali program tambahan yang dapat membantu kita untuk mengatasi masalah ini, salah satu yang banyak direkomendasikan adalah Ccleaner, yang dapat membantu anda membersihkan file – file yang tidak pelu seperti temporary files ataupun cookies, pembersihannya pun dirasa cukup maksimal dan hasilnya bisa dibilang memuaskan.

4. Bersihkan Bagian Dalam Laptop

Debu yang banyak menumpuk pada bagian dalam laptop juga dapat mempengaruhi kinerja dari laptop teresebut, karena banyaknya debu menyebabkan sirkulasi udara didalam laptop mejadi buruk dan dampaknya adalah panas yang dihasilkan laptop tidak dapat dialirkan keluar dengan baik.

Bagian – bagian yang perlu dibersihkan seperti fan dan juga tempat sirkulasi udara, serta dapat menambahkan thermal paste pada bagian processornya. Panas yang berlebih menyebabkan menurunnya kinerja dari laptop yang kita gunakan.

5. Periksa Kapasitas Hard Disk

Kapasitas hard disk yang penuh, terutama pada drive tempat kita menginstall sistem operasinya, misal drive C akan sangat mempengaruhi kecepatan dari laptop itu sendiri, usahakan masih ada cukup ruang kosong disana.

Selain itu beberapa masalah yang ada pada hard disk, diantaranya adalah hard disk terfragmentasi, harddusk bad sector, hard disk sudah lama sehingga rpm-nya menurun. Kalau dirasa perlu, anda bisa juga meng-upgrade hard disk anda agar lebih maksimal performanya.

6. Tambah RAM

RAM yang terlalu kecil juga mempengaruhi kinerja, karena tidak dapat cepat dalam menjalankan atau mengeksekusi suatu perintah yang diberikan. Sehingga proses yang dijalankan menumpuk dan membebani system.

Ada baiknya apabila kapasitas RAM dirasa kecil, dapat melakukan upgrade, tetapi juga harus memperhatikan hal – hal yang ada, seperti yang sudah saya paparkan pada artikel yang satu ini.

7. Install Ulang Sistem Operasi

Ini biasanya yang dilakukan jiga ke enam solusi diatas gagal. Karena jika Anda menginstall sistem operasi dari awal, maka laptop Anda dijamin akan kembali fresh seperti setelah mandi pagi.

Mungkin itulah beberapa hal yang dapat anda lakukan dengan Cara Mudah Mengatasi Laptop Lemot. Semoga artikel ini dapat membantu teman – teman yang sedang mengalami masalah serupa. Kalau setelah mencoba tips – tips diatas laptop masih terasa lemot, mungkin Anda perlu ganti yang baru hehehe 😀

Tips Membeli Laptop Bekas

Beberapa tips membeli laptop bekas / second berkualitas dan standart pengecekannya. Jadi gini ceritanya, ane tadi dapet curhatan dari temen sob.

Beberapa hari yang lalu temen ane ini beli laptop bekas, tetapi setelah pemakaian beberapa hari, laptop harus masuk bengkel, dan beberapa komponenya minta ganti. Kasus kaya gini bukannya bikin kita untung karena bisa dapet laptop dengan harga murah, tapi malah bikin buntung karena kita harus keluar uang lagi buat biaya servis dan penggantian komponen yang rusak. Nah mugkin banyak juga nih sob kalian yang berencana membeli laptop bekas untuk digunakan kebutuhan sehari – hari kita nantinya. Supaya ga buntung kaya temen ane tadi, dan pastinya bisa dapetin laptop yang bagus, ane mau share beberapa tips nih sob, gausah lama – lama lagi langsung aja kita babat habis ulasannya.

Tips Membeli Laptop Bekas Yang Bagus

1. Periksa Bagian Fisik

Menurut ane tampilan fisik dari laptop adalah salah satu point penting yang bisa jadi acuan kita dalam menentukan laptop bekas mana yang akan kita beli. Kenapa begitu ? karena hal yang paling terlihat jelas saat membeli laptop bekas adalah ada pada bagian fisiknya, kondisi fisik yang masih bagus menandakan pemilik sebelumnya dapat merawat laptop tersebut dengan baik sob. Tapi belum tentu kalau luarannya bagus bagian dalamnya juga menjanjikan, tapi setidaknya sudah mendapatkan kesan baik dimata kita. Bandingkan dengan laptop yang luarannya sudah amburadul, jangankan untuk mengecek performa dan kondisinya, melihatnya saja kita udah ga pingin dulu.

2. Cek Garansi

Laptop bekas yang masih mempunyai masa garansi entah itu garansi toko maupun garansi distributor resmi patut mendapatkan point lebih untuk kita beli. Karena apa? karena garansi yang masih berlaku akan mempermudah dan pastinya menguntungkan bagi kita juga kalau – kalau di kemudian hari kita mendapati masalah maupun kerusakan pada laptop yang kita beli.

3. Cek Fungsi dan Performa

Selanjutnya nih yang juga waijib kita perhatikan adalah mengecek fungsi – fungsi dari komponen – komponen ataupun peripheral dari laptop bekas yang akan kita beli. Misalnya kita cek pada bagian port USB apakah semua port masih berfungsi, kemudian cek juga DVD – ROM, keyboard, webcam, dan juga kondisi dari speakernya.

4. Pastikan Baterai dan Charger Dalam Kondisi Baik

Salah satu keluhan yang sering ane denger dari temen – temen sehabis membeli laptop bekas adalah pada kinerja baterainya. Biasanya penggunaan laptop yang tidak baik, dapat menimbulkan efek samping pada baterai yaitu menurunnya kemampuan menyimpan daya dari baterai itu sendiri. Cukup susah memang memastikan apakah baterai laptop masih dalam keadaan baik atau tidak. Salah satu cara yang bisa digunai nih sob, lihat indikator baterai terlebih dahulu pada level berapa, kemudian coba kita gunakan laptop untuk membuka banyak aplikasi yang cukup berat sekitar 5 – 10 menit dan lihat apakah baterai mengalami penurunan yang normal atau justru mengalami penurunan yang extereme. Kalau baterai mengalami penurunan yang extreme perhitungkan lagi untuk membelinya. Charger juga harus dalam kondisi baik sob, pastikan tidak ada kabel yang mengelupas atau charger sering hidup mati saat digunakan.

5. Periksa Layar LCD

Hal ini menjadi penting karena harga LCD sebuah laptop cukup mahal sob, lebih baik kita pastikan kondisinya baik terlebih dahulu sebelum membelinya, dan pastikan juga tidak ada dot pixel pada layar LCD laptop tersebut. Cara mudahnya dengan mengganti wallpaper dengan warna hitam polos kemudian perhatikan adakah selain warna hitam disana, kemudian ganti lagi dengan warna putih polos, dan pastikan lagi kondisinya baik.

6. Cek Harga Pasar

Jadilah pembeli yang bijak, kita harus tahu dulu kira – kira harga pasaran jenis laptop yang akan kita beli itu berapa. Agar kita juga bisa mendapatkan harga yang sesuai. Harga laptop bekas turun sekitar 20% – 40% tergantung dari kondisi barang dan lamanya pemakaian, apabila menemukan harga yang terlalu tinggi dari harga pasar, mending pikir – pikir dulu deh sob.

7. Jangan Mudah Percaya

Ini penting nih, biasanya kita sering menjumpai penjual yang pinter sekali ngasih janji – janji politik ke kita. Maksutnya apa yang dia bilang tentang kondisi laptop tersebut, belum tentu yang sebenernya. Biasanya para penjual berusaha menutupi kecacatan yang ada pada barang yang akan dijual. Jadi berhati – hatilah dan jangan mudah percaya.

Mungkin kali ini segitu dulu aja ya sob Tips Membeli Laptop Bekas Agar Tidak Tertipu yang bisa ane kasih, udah mepet sama jadwal kuliah nih, takut telat kalau ane terusin nulisnya. Kapan – kapan ane tambahin lagi kalau dapet tips menarik lainnya. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas dan Overheat

Tips dan Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas dan Overheat. Kali ini saya mau bahas tentang cara mengatasi laptop yang cepat panas dan overheat.

Dari artikel sebelumnya kita udah tahu nih apa – apa saja penyebab laptop mejadi cepat panas. Nah kali ini saya mau bagi – bagi tips buat menangani masalah tersebut. Masa udah tahu peyebab – penyebabnya, kita tidak bisa mengatasinya.

Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas

Tapi sebelum masuk ke inti sari dari artikel kali ini, saya mau kasih tahu effect – effect yang dapat ditimbulkan terhadap laptop jikalau overheat pada laptop tidak cepat diatasi. Efek yang sering terjadi diantaranya adalah laptop sering hang, kadang restart – restart sendiri, dan yang paling parah dapat menyebabkan processor mati. Untuk itu, mengingat efeknya yang dapat ditimbulkan bisa sangat fatal untuk laptop Anda, maka Anda harus segera mengatasi kegundahan tersebut. Setelah tahu penyebabnya dan juga effect yang dapat ditimbulkan dari overheat pada laptop, selanjutnya adalah masuk pada langkah – langkah mengatasi laptop cepat panas.

1. Pastikan Sirkulasi Udara Baik

Ketika kita sedang menggunakan laptop, usahakan ditempatkan di tempat yang mempunyai sirkulasi udara baik. Maksudnya disini adalah, jangan meletakkan laptop ditempat yang pengap, misal diatas kasur atau diatas bantal, laptop kebanyakan menempatkan lubang untuk sirkulasi udara mereka dibagian sisi samping maupun sisi bawah dari laptop itu sendiri. Jika kita meletakkan laptop yang sedang menyala diatas kasur maupun bantal dapat menyebabkan sirkulasi udara menjadi buruk, karena udara panas terperangkap oleh bantal sehingga udara baru yang akan masuk menjadi terhalang. Lama – kelamaan karena sirkulasi udaranya buruk, menyebabkan laptop mejadi overheat dan akan berdampak pada menurunnya performa laptop itu sendiri.

2. Gunakan Cooling Pad

Cooling pad merupakan salah satu alat yang dapat mengurangi overheat pada laptop. Fungsinya adalah mengurangi atau menurunkan panas pada laptop dengan cara mengalirkan udara segar melalui bagian bawah laptop, agar sirkulasi udaranya menjadi lancar. Tepai perlu diingat, cooling pad juga dapat membawa dampak negative kalau kita tidak benar dalam pemakaiannya. Misalnya adalah membawa debu masuk ke dalam laptop, ini terjadi jika cooling pad dalam keadaan kotor. Nah supaya tidak membawa dampak negative usahakan membersihkan cooling pad dari debu- debu yang menempel secara berkala. Dan juga perlu di perhatikan, kadang ada laptop yang menempatkan sirkulasi udaranya di bawah monitor. Nah untuk satu ini saya rasa dilema juga menggunakan kipas cooling pad karena tidak begitu berguna. Udara hanya muter-muter saja disitu.

3. Bersihkan Kipas Atau Heatsink

Kipas yang digunakan terus – menerus, bukan tidak mungkin menumpuk bedu yang cukup banyak. Hal ini dapat menyebabkan kecepatan putar dari kipas menjadi menurun atau melambat. Untuk mengatasinya, lakukan pembongkaran kemudian bersihkan kipas dan heatsink laptop hingga benar – benar bersih, dan usahakan beri pelumas. Tapi Anda juga harus berhati-hati membongkar laptop tersebut jika itu merupakan pengalaman pertama bagi Anda. 😀

4. Tambahkan Thermal Pasta

Kinerja dari processor yang terus – menerus menyebabkan panas menumpuk, dan dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan lapisan thermal pasta pada processor mengering. Padahal thermal paste digunakan sebagai penghatar keluarnya panas dari chip processor. Dengan begitu lebih baik tambahkan thermal paste secara berkala agar panas pada processor bisa dihantarkan dengan baik. Anda tidak tahu letaknya thermal pasta? Sama, saya juga baru tau kemarin. :3

5. Istirahatkan Laptop

Jika penggunaan laptop sudah dalam waktu lama dan digunakan terus – menerus untuk kerja berat seperti bermain games ataupun mengedit foto atau video lebih baik kita istirahatkan dulu. Seperti halnya manusia, laptop juga butuh istirahat setelah bekerja lama. Istirahatkan laptop minimal 30 menit, sebelum nanti digunakan kembali. Istirahatkan dalam hal ini harus dimatikan total ya, atau kalau bisa di masukkan lemari pendingin pun tidak apa-apa biar beku sekalian. :p

Kayanya saya udah kasih semuannya nih, mulai dari Penyebab Laptop Cepat Panas dan Overheat, kemudian effect – effect yang ditimbulkan karena panas, dan juga beberapa tips untuk menanggulanginya. Berhubung udah gak ada yang bisa saya tulis lagi, kali ini artikelnya saya cukupkan sampai di sini dulu. Saya tunggu kunjungan Anda kembali. Semoga bermanfaat. 🙂

Penyebab Laptop Cepat Panas dan Overheat

Penyebab Laptop Cepat Panas dan Overheat – Panas merupakan musuh terbesar bagi laptop. Panas berlebihan dari laptop dapat menggangu performa laptop.

Tentunya juga dapat menganggu kinerja dari penggunannya. Dibandingkan dengan sebuah PC, laptop cenderung lebih mudah panas.

Karena biasanya sebuah PC masih mempunyai ruang didalamnya yang bisa digunakan untuk sirkulasi udara, sehingga sirkulasi udara pada PC cenderung lebih baik dibandingkan dengan laptop.

Sementara laptop dengan desain yang lebih tipis dan minimalis, otomatis menyebabkan komponen yang ada di dalamnya menjadi sangat padat.

Sehingga sirkulasi udara didalamnya kurang begitu baik. Kali ini saya akan memaparkan beberapa hal yang dapat menyebabkan laptop menjadi cepat panas.

Mungkin beberapa hal yang saya utarakan berikut ini merupakan beberapa hal dari sekian banyak kasus penyebab laptop cepat panas.

Tentu saja ulasan berikut ini berdasarkan pengalaman saya pribadi dan di ambil dari beberapa sumber. Berikut merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan laptop Anda cepat panas.

Penyebab Laptop Cepat Panas

1. Lamanya Waktu Penggunaan

Kita tentunya sudah tahu, penggunaan laptop dalam jangka waktu yang lama dapat memicu meningkatnya suhu pada komponen – komponen yang ada pada laptop. Apalagi jika laptop digunakan untuk kerja berat, seperti bermain games atau untuk kebutuhan desain grafis, ini lebih mempercepat laptop menjadi panas.

2. Peletakan Laptop Saat Digunakan

Terkadang kita asal pakai saja laptop kita disembarang tempat, tanpa memperhatikan berdampak atau tidaknya pada performa laptop kita.

Peletakan laptop pada posisi sedang digunakan menjadi penting karena dapat berdampak pada sirkulasi udara yang ada di dalam laptop tersebut.

Misalnya kita sering menggunakan laptop dan diletakkan diatas kasur ataupun diatas bantal, ini dapat menghambat sirkulasi udara pada laptop yang efeknya adalah mempercepat proses pentingkatan suhu panas pada komponen – komponen didalamnya.

Cara penggunaan seperti itu yang terus – menerus dapat menyebabkan menumpuknya kotoran pada komponen yang ada di dalam laptop, semisal pada heatsink processor.

3. Kipas Tidak Berfungsi Normal

Kipas yang tidak berfungsi dengan normal merupakan salah satu penyebab cepat panasnya laptop ketika digunakan, karena jika kipas tidak berfungsi dengan normal.

Maka akan menyebabkan hawa panas didalam laptop menumpuk dan sulit untuk keluar karena sirkulasi yang tidak baik dan tidak berfungsinya kipas untuk mengalirkan hawa dingin pada komponen didalam laptop.

Masalah seperti ini biasanya timbul karena banyaknya kotoran yang menumpuk pada kipas yang dapat memperlampat kinerja dari kipas itu sendiri.

4. Thermal Paste Kering

Kita tahu bahwa salah satu komponen yang cepat panas pada laptop adalah pada bagian processor,nah biasanya pada bagian atas processor diberi semacam gelyang disebut thermal pasteyang betujuan untuk mereduksi atau mengurangi panas yang dihasilkan oleh processor.

Apabila laptop masih baru, biasanya tidak ada masalah pada thermal pastenya, tetapi setelah melewati masa pemakaian yang lama, lama – kelamaan thermal paste akan mengering, dan ini akan berdampak pada panas yang dihasilkan processor itu sendiri.

Lalu bagaimana cara mengatasi laptop cepat panas?

Penyebab – penyebab untuk masalah laptop yang cepat overheat sudah saya utarakan di atas. Untuk solusinya silakan baca artikel tentang Cara Mengatasi Laptop Cepat Panas dan Overheat. Saya bedakan artikelnya agar pembahasan dan diskusinya bisa lebih intensif. Terimakasih atas kunjungan Anda. 🙂