Cara Mengatasi Kipas Laptop Berbunyi Bising

Penyebab dan Cara Mengatasi Kipas Laptop Berbunyi Bising. Kipas laptop berbunyi adalah salah satu dari banyak trouble yang sering terjadi pada laptop.

Biasanya kipas pada laptop berdengung dan akan amat sangat mengganggu.

Bukan hanya masalah kenyamanan tapi juga hal ini menyebabkan pengguna nya merasa risih ataupun khawatir pada laptopnya.

Apalagi ketika berada di tempat umum, seakan akan kipas laptop yang berbunyi bising ini berkata “hentikan mas hentikan, adek lelah, adek gak sanggup”.

Tapi tenang saja, karena hal ini tidak akan pernah melampaui kebisingan wanita di masa datang bulan nya.

Seiring dengan kipas yang berdengung atau berisik bisanya di barengi dengan bertambah panasnya laptop.

Tapi itu hanya salah satu dari beberapa gejala permasalahan kipas saja.

Dengan segenap kegantengan dan ketidak berdayaan batin, kami akan sedikit mengulas penyebab dan cara mengatasi kipas laptop yang berbunyi bising. Beberapa hal berikut adalah penyebab yang mungkin terbilang familiar dengan indikasi bising nya kipas laptop.

1. Processor

Penyebab :

Processor menjadi salah satu dan menjadi hal nomor satu yang wajib kita curigai. Hal ini terjadi karena pada saat tertentu suhu processor akan naik. Contoh ketika sedang bermain game kategori berat ataupun sedang melakukan fungsi multimedia. Laptop dengan “spesifikasi maksa” akan menjadi lebih panas karena ketidak sanggupan processor melakukan intruksi intruksi yang lebih berat. Dengan demikian kipas yang berfungsi sebagai peminimalisir panas akan bekerja lebih extra, sehingga putaran nya yang lebih kencang akan menyebabkan kebisingan.

Solusi :

Untuk hal ini hendaknya kita menggunakan aplikasi ataupun software seperlunya saja. Perhatikan kesanggupan si processor dalam melakukan multi tasking. Juga perhatikan kesesuaian spesifikasi hardware dengan software yang di jalankan.

2. Kipas Kotor

Penyebab :

Kipas kotor juga sangat sering terjadi. Debu pada kipas akan menjadi penghambat perputaran kipas dan seketika itu kipas pun akan menjadi berisik karena gesekan debu yang di hasilkan. Sirkulasi kipas pun terganggu.

Solusi :

Di butuhkan keberanian membongkar laptop Anda untuk meminimalisir budget atau solusi kedua Anda dapat membawanya ke ahli ataupun service centre. Risiko ketika membongkar sendiri adalah hilangnya garansi jika ada. Bersihkan kipas laptop dengan cotton bud ataupun kuas dengan ukuran sesuai. Bisa juga menggunakan benda lainya yang sekiranya lembut dan tidak merusak, seperti tisu.

3. Kipas Rusak

Penyebab :

Keteledoran pengguna awam biasanya terjadi dalam hal pemasangan kembali setelah melakukan pembongkaran laptop. Pemasangan kipas yang kurang sesuai biasanya menjadi pemicu kerusakan pada kipas laptop. Penyebab lain nya adalah usia kipas ataupun komponen laptop yang sudah memasuki ranah lansia. Seperti kesendirian ini yang sudah lebih lama dari usia laptop Anda. Oke lupakan.

Solusi :

Sekali lagi untuk meminimalisir budget Anda bisa membawa laptop Anda ke teman ataupun kenalan anda yang ahli. Siapa tau hanya terjadi kesalahan kecil yang masih bisa di tangani sendiri. Kemudian apabila laptop dirasa tidak tertangani Anda bisa membawa nya ke tempat servis terpercaya atau pun service center untuk pengecekan. Solusi terakhir adalah ganti kipas laptop tersebut.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi kipas laptop yang berbunyi bising yang telah menjadi pengalaman arenalaptop.com ataupun teman-teman netizen sebagai pengguna laptop. Selalu lakukan pengecekan dan perawatan laptop baik secara software maupun hardware untuk memperpanjang usia laptop Anda. Mohon maaf atas ketidak berdayaan kami karena ranah dan kesanggupan arenalaptop.com hanya seputar permasalahan kebisingan yang terjadi pada laptop. Masalah kebisingan istri / pacar anda hanya anda yang tau solusinya. Salam bising.

Tips Membersihkan Layar Laptop dan Keyboard

Tips Membersihkan Layar Laptop dan Keyboard – Kebersihan pada laptop merupakan hal yang patut kita perhatikan. Karena dengan perawatan yang baik,

Maka sedikit banyak akan berdampak pada keawetan laptop yang kita punyai. Masalah yang sering kita jumpai, tetapi sering kita abaikan adalah banyaknya debu yang menempel pada layar monitor laptop, dan juga pada bagian keyboard laptop. Selain tidak enak untuk dipandang, dampak yang lebih serius bisa terjadi, misalnya karena terlalu banyak debu yang menumpuk pada keyboard dapat menyebabkan salah satu tombol menjadi macet atau sulit ditekan karena debu menumpuk pada bagian bawah dari tombol keyboard tersebut. Untuk menghindari hal – hal yang tidak kita inginkan seperti tadi, ada baiknya kita secara berkala membersihkan laptop yang kita punyai. Nah kali ini saya akan memberi sedikit tips untuk membersihkan laptop, khususnya pada bagian layar monitor dan juga keyboard. Oke langsung saja kita simak :

1. Membersihkan Layar Laptop

Pastikan laptop dalam keadaan mati, guna untuk mengantisipasi kerusakan pada bagian layar laptop, karena ini bisa jadi cukup serius yang berdampak pada dead pixel atau titik cahaya yang mati. Selain itu pada keadaan laptop mati kotoran pada layar menjadi lebih mudah terlihat.

Gunakan kain yang memiliki tekstur lembut, seperti kain katun misalnya. Ini bertujuan untuk menghindari goresan ataupun tertinggalnya serabut – serabut halus seperti jika kita menggunakan handuk untuk membersihkannya. Kain yang paling bagus adalah kain yang disertakan saat membeli sebuah kacamata. Nah, kain tersebut memang di desain khusus untuk membersihkan lensa, jadi pasti halus dan lembut. Lebih lembut daripada paha Nabilah JKT48. :p

Gunakan cairan pembersih khusus yang dapat kita beli di toko – toko aksesoris komputer, dan biasannya kita sudah mendapatkan satu paket alat yang terdiri dari satu botol cairan pembersih khusus, kain halus, dan juga kuas kecil. Jangan meggunakan cairan yang mengadung amonia, karena dapat menyebabkan layar laptop menjadi menghitam. Dan juga jangan menggunakan bensin. -_-

Gunakan screen protector atau anti gores, yang bertujuan untuk menjaga lapisan utama dari layar monitor, dan dapat mengurangi dampak seperti goresan yang dapat timbul pada layar monitor. Anti gores juga bisa memberikan efek baik yakni mengurangi pancaran sinar blue light yang dapat merusak mata.

2. Membersihkan Keyboard

Pastikan laptop dalam keadaan mati. Hal ini bertujuan untuk mencegah keyboard laptop mengalami korseleting karena saat membersihkan laptop biasannya kita menggunakan pembersih yang berbentuk cair, apabila kita tidak hati – hati dalam menggunakannya dapat meyebabkan efek buruk bagi keyboard kita sendiri.

Usahakan tidak makan ataupun minum. Tidak boleh makan ataupun minum disini artinya adalah, saat kita menggunakan laptop, misalnya untuk kebutuhan mengetik, usahakan jangan sambil makan ataupun minum, karena remah – remah halus makanan yang kita konsumsi dapat jatuh ke atas keyboard dan menyebabkan kotor. Dan apabila kita sedang minum, dan tumpah ke atas keyboard dapat menyebabkan kerusakan yang cukup parah, bahkan sampai meyebabkan laptop mati, dan tentunya tidak membutuhkan biaya yang sedikit untuk memperbaiki atau mengganti komponen yang satu ini. Jika ingin tetap makan atau minum usahakan jauh dari laptop yang sedang kita gunakan.

Bersihkan dengan kuas kecil. Bersihkan keyboard laptop dengan kuas kecil dalam posisi terbalik, agar debu tidak masuk ke bagian dalam dari keyboard, ini juga bertujuan untuk mengurangi jumlah debu yang menumpuk pada sela – sela tombol yang ada pada keyboard.

Gunakan kain lembut yang sudah dibasahi. Jika ingin membersihkan keyboard jangan langsung menuangkan cairan pembersih ke atas keyboard, ini sangat berbahaya dan dapat merusak. Gunakan kain halus yang sudah dibasahi cairan pembersih dan baru bersihkan permukaan laptop sampai bersih, setelah itu lap lagi dengan kain kering.

Selalu pastikan kebersihan pada layar dan keyboard laptop, ini berguna untuk menjaga keawetan dari komponen tersebut, supaya masa pakainya bisa menjadi lebih lama. Jangan lupa mempraktikkan tips – tips membersihkan layar laptop dan keyboard yang sudah saya berikan tadi. Semoga bermanfaat.

Cara Merawat LCD Laptop Yang Benar

Cara Merawat LCD laptop merupakan salah satu komponen terpenting dari laptop yang fungsinya menampilkan output gambar, tulisan, atau grafik pada layar

Sehingga apabila LCD sampai rusak atau bahkan mati, maka akan sangat menggangu proses kerja kita. Karena kita tidak bisa mengerjakan segala sesuatu hal yang ada di laptop tanpa adanya visualisasi di layar LCD laptop. Beberapa masalah yang ada pada LCD laptop yang pernah saya jumpai, diantaranya adalah adanya tampilan bergaris pada LCD laptop, tampilan yang dihasilkan terhilat bergetar atau seperti bergoyang, warna yang ditampilkan kurang tajam, dan juga terjadinya missing color.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan rusak pada LCD laptop, beberapa faktor yang saya ketahui diantaranya adalah kualitas VGA module pada LCD laptop kurang baik. VGA module tersusun atas VGA chipset, kabel flexibel, konektor flexibel ke LCD, konektor flexibel ke mainboard, dan juga inverter. Untuk penyebab kerusakan karena faktor VGA module-nya biasanya merupakan kerusakan bawaan yang berasal dari produsen pembuatnya sendiri. Faktor lain yang dapat menyebabkan rusaknya LCD laptop adalah cara penggunaan dan juga cara merawatnya yang kurang tepat.

Laptop tidak sama dengan PC desktop yang lebih kuat dan tahan apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama. Penggunaan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan panas yang ada di dalam laptop menumpuk, meskipun sudah ada pendingin sendiri pada laptop, tetapi karena ruang yang terlalu sempit menyebabkan sirkulasi udara menjadi kurang baik. Bandingkan dengan PC dekstop yang mempunyai ruang cukup bebas untuk sirkulasi udara. Panas inilah yang dapat menyebabkan rusak pada laptop, tak terkecuali juga bisa menyerang LCDnya, meskipun terbilang kecil kemungkinannya. Laptop memang tidak didesain untuk penggunaan berat dan jangka waktu lama seperti laptop, jadi untuk perawatannya pun sedikit membutuhkan perhatian extra dibanding dengan PC dekstop.

Apabila sudah terjadi kerusakan pada LCD laptop, memperbaikinya pun cukup susah, langkah penanganan yang dilakukan, biasanya adalah dengan mengganti LCD laptop dengan yang baru. Dan biaya yang dikelurkan pun bisa dibilang lumayan, terakhir biaya yang dikeluarkan teman saya untuk melakukan penggantian LCD laptop adalah sekitar 800 ribuan, tentunya harga ini akan berbeda untuk tiap merk dan tiap tempat. Nah, kali ini saya ingin membagikan sedikit tips yang saya ketahui dan tentunya sudah saya terapkan sendiri untuk mencegah ataupun meminimalkan kerusakan yang terjadi pada LCD laptop kita. Untuk lebih jelasnya mari kitas simak tips berikut :

Cara Merawat LCD Laptop

1. Batasi Waktu Penggunaan

Kita sebisa mungkin harus mengindari penggunaan laptop lebih dari 5 jam, karena penggunaan yang terlalu lama seperti itu dapat membuat panas komponen yang ada di LCD laptop. Panas itulah yang biasanya akan berpengaruh pada sel liquid dan komponen lain pada LCD laptop. Solusinya adalah istirahatkan dulu laptop minimal 20 menit agar panasnya hilang, barulah setelah itu laptop dapat dinyalakan kembali.

2. Atur Time Off LCD

Kita bisa mengatur LCD apabila beberapa menit tidak digunakan, maka LCD laptop akan otomatis mati atau standbay dengan tujuan untuk menghemat energi LCD. Kita bisa mengaturnya pada bagian power option apabila menggunakan windows.

3. Atur Brightness Dan Contrast

Usahakan untuk mengatur brightness dan contrast layar LCD pada level normal, artinya tidak terlalu redup ataupun terlalu terang.

4. Bersihkan Secara Teratur

Bila ingin membersihkan LCD laptop sebaiknya gunakan cairan khusus pembersih LCD dan juga dapat dibantu dengan menggunakan kain halus untuk membersihkannya. Lakukan hal ini secara teratur.

5. Perhatikan Penggunaan

Penggunaan disini maksudnya adalah saat kita membuka atau menutup laptop, usahkan lakukan dengan benar, artinya membuka dan menutup laptop dengan paksa atau keras.

6. Jangan Menutup Laptop dalam Keadaan Panas

Nah hal ini biasanya sering dilakukan oleh orang-orang yang sibuk. Jika Anda mengabaikan ini, efek yang dapat ditimbulkan adalah adanya bercak-bercak warna putih pada layar LCD laptop Anda. Bahkan bisa muncul warna putih selebar 3 cm atau bahkan lebih.

Cukup mudah bukan sebenarnya untuk menjaga LCD laptop agar bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Dengan melakukan perawatan dengan baik dan tepat maka kita dapat mengurangi atau meminimalkan dampak buruk yang dapat
terjadi pada LCD laptop kita.

Sepertinya untuk kali ini cukup sampai disini dulu yang bisa saya tulis, semoga artikel kali ini dapat bermanfaat, jangan lupa untuk berkunjung lagi ke Arena Laptop, samapai jumpa, Daa :D.

Cara Mempercepat Kinerja Laptop

Cara untuk mempercepat kinerja laptop setelah semua cara dicoba. Sebal, itu hal yang nampaknya pantas diungkapkan ketika laptop berjalan begitu lambat.

Apalagi ketika sedang penting-pentingnya membutuhkan laptop tersebut untuk hal yang urgent.

Untuk membuka kata sandi pada bom yang mau meledak msampiisalnya. Bayangkan jika laptop tersebut sangat lambat, akan ada berapa nyawa yang akan melayang yang disebabkan oleh dosa lambatnya kinerja laptop tersebut?

Pada hari ini, ketika saya menulis artikel ini saya sudah mencoba beberapa cara bahkan artikel yang ditulis teman saya “Cara Mudah Mengatasi Laptop Lemot” pun sudah saya coba. Namun hasilnya ya begitu-begitu saja. Benar, kinerja laptop meningkat, namun meningkat hanya sedikit saja. Saya sudah membeli RAM dengan merk yang paling baik, dari RAM 4GB ke 8GB namun masih saja seperti itu. Jauh dari ekspektasi saya. Perlu diketahui bahwa saya lebih sering menggunakan laptop untuk kebutuhan multimedia. Membuka aplikasi-aplikasi yang berat seperti Adobe After Effect ataupun Maya untuk desain 3D. Bisa kebayang kan bagaimana jika laptop lambat? Padahal laptop ini termasuk terhitung laptop darah muda karena sudah memiliki processor Core i5.

Rahasia Mempercepat Kinerja Laptop

Lalu saya menemukan rahasia mempercepat kinerja laptop yang tiba-tiba muncul dibenak saya. Belum ada artikel yang membahas ini sebelumnya. Ya jawabannya adalah, SSD atau Solid-State Drive , merupakan sebuah media penyimpanan seperti harddisk yang diklaim memiliki kecepatan olah data 24 kali lebih cepat ketimbang harddisk biasa. Bahkan harddisk dengan 7200 RPM pun masih kalah cepat ketimbang SSD tersebut.

Setelah saya upgrade ke SSD, walah dalah booting Windows cuma sedetik! Bayangkan betapa kerasanya hal tersebut. Jauh lebih baik ketimbang Anda upgrade RAM sampai puluhan GB, lagipula memangnya ada upgrade RAM hingga puluhan GB? 😀 Membuka aplikasi seperti membuka folder rasanya. Dan yang terpenting, ketika digunakan untuk render hasil video saya nggak harus nunggu render selesai sambil bikin mie instant atau menyeduh kopi dahulu. 🙂

Jadi saran saya kepada Anda semua, jika Anda ingin upgrade RAM sebaiknya urungkan dulu niat Anda tersebut. Apalagi RAM laptop Anda saat ini sudah 8GB namun laptop masih lemot juga, niscaya itu bukanlah salah memori tersebut. Berhenti mengkambing-hitamkan RAM, karena dia bukanlah kambing berwarna hitam. Coba teknologi baru, dan perhatikan juga dari segi software. Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel “Cara Mudah Mengatasi Laptop Lemot“.

Jangan menggunakan software bajakan terlalu parah, segera bertobatlah. Hapus file-file yang tidak digunakan. Hapus cache file dengan aplikasi cCleaner yang amat sangat membantu. Semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi Anda semua yang ingin mempercepat kinerja laptop atau komputer. Jika ada pertanyaan silakan kontak Arena Laptop di Facebook atau di kolom komentar.

Amankah Laptop yang di Charge Terus Menerus

Tentunya akan banyak orang yang khawatir dan bertanya-tanya Amankah Laptop yang di Charge Terus Menerus meskipun sudah penuh?

Well, kali ini kita akan membahas sesuatu yang menarik yang tak jauh-jauh dengan dunia laptop.

Yup, kita akan membahas pada sektor baterai laptop yang selama ini mungkin kalian memiliki permasalahan pada pasangan Anda, maksudnya pada baterai laptop Anda. 😀

Berbeda dengan PC yang setiap saat digunakan harus terhubung dengan sumber daya listrik, laptop membuatmu lebih leluasa menggunakannya karena dibekali dengan baterai. Jadi ketika baterai laptop terisi penuh kamu bisa membawa laptopmu kemanapun angin berlalu, yaelah.

Pada sektor daya listrik pasti laptop memiliki nilai lebih dibandingkan dengan PC. Namun yang menjadi pertanyaan misterius selama ini adalah, sebenarnya berbahaya ga sih ketika baterai laptop sudah terisi penuh namun tidak dicabut kabel chargernya? Hayoo kepo yaaa, yuk simak dibawah ini.

Apakah aman laptop di charge terus-menerus?

Dalam kasus ini sebenarnya penyebab kerusakan baterai bukan lama atau tidaknya sebuah laptop terhubung dengan sumber daya listrik. Nah untuk baterai laptopmu yang berjenis Lithium, hal-hal berikut ini yang mempengaruhi kesehatan baterai laptop kita:

1. Temperatur

Hal yang membuat baterai laptopmu cepat rusak (soak) bukanlah lama atau tidaknya waktu ketika Anda men-charge-nya, namun yang menjadi penyebabnya adalah temperature suhu laptopmu. Jadi ketika kondisi suhu laptopmu semakin panas, maka semakin cepat pula baterai laptopmu akan rusak. Oleh karena itu jaga selalu kondisi suhu laptopmu agar tetap dingin ya, kayak sikap doi ke kamu yang dingin.

Solusi buat laptopmu yang sering kepanasan, kamu bisa membeli USB Cooler Fan yang bisa kamu dapetin dikantor polisi terdekat agar kondisi permukaan laptopmu tetap dingin. Solusi lain adalah kamu bisa mencabut baterai laptopmu ketika baterai laptopmu telah terisi penuh. Nah itu tadi solusi buat kamu agar bisa menjaga suhu laptopmu lebih stabil.

2. Cara Menyimpan Baterai

Bagi yang menggunakan baterai Lithium, baterai jenis tersebut memiliki sifat akan berkurang dengan sendiri daya listriknya walaupun tidak dipakai. Semisal ketika kamu mencabut baterai laptopmu dan kamu simpan dilemari atau dilubuk hati yang paling dalam pun, kapasitas baterai laptop jenis ini akan berkurang dengan sendirinya.

Jadi solusi bagi kamu yang suka menyimpan perasaan eh maksudnya baterai usahakan saat menyimpan baterai dalam kondisi terisi 40%. Baterai Lithium saat disimpan akan memiliki umur lebih panjang saat penyimpanannya dalam kondisi terisi 40% dibandingkan saat kondisi terisi 100%.

3. Siklus Baterai

Semakin sering kamu menggunakan laptop yang baterainya berisi 100% hingga benar-benar habis 0% maka akan semakin memperpendek siklus baterai laptopmu. Dengan catatan kondisi baterai dari 100% menjadi 0% dihitung satu siklus baterai. Kalau di laptop Apple, ada yang namanya Cycle Count yang bisa di cek di program bawaan Mac OS. Jadi, ini akan sangat berguna jika kamu membeli laptop bekas. Demi keberlangsungan hidup baterai laptopmu, sebaiknya jangan sering-sering membiarkan laptopmu mati karena kehabisan sumber daya hingga 0%. Ya, maksimal sampai 25% lah udah kamu charge.

Selama kamu menggunakan laptop, lebih baik laptopmu terhubung dengan sumber daya listrik. Lagi pula ketika kamu sedang bermain game, FPS yang dihasilkan di laptop lebih maksimal jika kamu memainkannya sambil menghubungkan laptopmu dengan sumber daya listrik.

Kesimpulannya adalah, membiarkan ataupun menggunakan laptop dalam kondisi di charge terus menerus tidaklah berbahaya bagi pengguna maupun baterai laptopmu, dengan catatan jangan membiarkan kondisi suhu laptopmu terlalu panas. Selama penggunaan laptop yang wajar-wajar saja, umur baterai akan tetap awet muda saat laptop digunakan sambil di charge. Lagipula, laptop-laptop keluaran terbaru sekarang sudah ada fitur auto cut off power kok, jadi daya listrik dari charher otomatis terputus jika baterai sudah penuh.